Deni Syeh

Perluas Akses Pendidikan Tinggi, IAI Ummul Ayman Pidie Jaya Siapkan Program Magister S2

Loading

Pimpinan Institut Agama Islam (IAI) Ummul Ayman Pidie Jaya yang diwakili oleh Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Tgk. Syeh Khaliluddin, M.A., melaksanakan diskusi strategis bersama Ketua Unit Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (UP3M), Dr. Deni Mulyadi, M.A., terkait rencana pembukaan dan pengajuan program studi baru pada jenjang Magister (S2).

Pertemuan tersebut menyoroti urgensi pengembangan program studi S2 sebagai langkah strategis dalam meningkatkan mutu akademik serta memperluas akses pendidikan tinggi lanjutan di lingkungan IAI Ummul Ayman Pidie Jaya. Sejak berdiri pada tahun 2015 dengan nama STIS Ummul Ayman Pidie Jaya, institusi ini telah mengalami transformasi kelembagaan yang signifikan hingga beralih status menjadi Institut Agama Islam (IAI) Ummul Ayman Pidie Jaya. Dalam kurun waktu hampir satu dekade, institusi ini telah meluluskan ribuan alumni yang kini berkiprah di berbagai sektor dan berkontribusi terhadap kebutuhan masyarakat.

Saat ini, IAI Ummul Ayman memiliki empat program studi jenjang sarjana (S1), yaitu Hukum Ekonomi Syariah (HES), Hukum Keluarga Islam (HKI), Pendidikan Agama Islam (PAI), serta Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). Keberadaan program studi tersebut menjadi landasan terbentuknya tiga fakultas, yakni Fakultas Syariah, Fakultas Tarbiyah, dan Fakultas Dakwah.

Dalam diskusi tersebut, Dr. Tgk. Syeh Khaliluddin, M.A. menegaskan bahwa pembukaan program studi magister merupakan kebutuhan riil masyarakat, khususnya di Kabupaten Pidie Jaya, yang ditandai dengan meningkatnya jumlah lulusan sarjana setiap tahun. Oleh karena itu, penyediaan pendidikan lanjutan pada jenjang S2 dinilai sebagai langkah tepat dan strategis untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Sementara itu, Dr. Deni Mulyadi, M.A. menyampaikan bahwa pengembangan program studi S2 tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian penting dalam penguatan tata kelola akademik dan peningkatan daya saing institusi. Kehadiran program magister diharapkan mampu mendorong pengembangan keilmuan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas kontribusi institusi di tingkat regional maupun nasional.

Melalui sinergi antar pimpinan dan unit terkait, rencana pembukaan program studi magister ini diharapkan dapat segera direalisasikan sesuai dengan standar dan regulasi pendidikan tinggi yang berlaku, sehingga IAI Ummul Ayman Pidie Jaya dapat terus berkembang sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (DM)