Deprecated: Creation of dynamic property OMAPI_Elementor_Widget::$base is deprecated in /home2/milikkit/public_html/wp-content/plugins/optinmonster/OMAPI/Elementor/Widget.php on line 41

Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden DEMA STIS Ummul Ayman Periode 2025 Berlangsung Meriah

Loading

Pidie Jaya – Pemilihan Raya (PEMIRA) Presiden dan Wakil Presiden Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman Pidie Jaya periode 2025 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) berlangsung meriah dan kondusif, Selasa, (10/12/2024).

Pemilihan dimulai dengan antusiasme tinggi dari para mahasiswa yang menuju TPS masing-masing sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Mereka dengan tertib menunggu giliran, memaraf absensi kehadiran, menuju bilik suara untuk melakukan pencoblosan dan memasukkan suara ke dalam kotak suara serta mencelupkan ujung jari kelingking mereka ke dalam tinta sebagai tanda telah menggunakan hak suara.

“PEMIRA berlangsung dengan kondusif dan damai dengan partisipasi mahasiswa mencapai 70% dari 483 mahasiswa STIS Ummul Ayman,” kata Haris Rahmatullah, Ketua Umum KPPS.

Dua Pasangan Calon yang Bertarung

Dua pasangan calon (paslon) yang bersaing dalam pemilihan ini adalah Fakhrullah dan Muzayyin sebagai Paslon 01, serta Muhammad Rafi Akbar dan Sarayulis sebagai Paslon 02. Kampanye berjalan dengan semangat persaingan yang sehat, didukung oleh tim pemenangan masing-masing.

Sebelum pemungutan suara, pada 8 Desember 2024, diadakan debat calon presiden dan wakil presiden mahasiswa di Aula STIS Ummul Ayman Pidie Jaya. Acara ini dihadiri oleh para pendukung masing-masing paslon. Kegiatan dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran, shalawat, sambutan dari Ketua Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa Muhammad Farhan, Presiden Mahasiswa periode 2023-2024, serta Pembantu Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Bapak Dr (cand) Muzakkir M.H.

Debat dipandu oleh moderator debat, Akram Alfarasyi, S.H., alumni STIS Ummul Ayman angkatan 2018-2022 yang berpengalaman dalam memimpin forum diskusi kampus. Debat berlangsung dalam lima sesi: Sesi 1: Pengenalan diri tiap paslon serta pemaparan visi dan misi. Sesi 2: Tanggapan paslon terhadap tiga pertanyaan dari mahasiswa yang mencakup berbagai isu kampus. Sesi 3: Saling bertanya antara paslon, menguji kesiapan mereka dalam memimpin organisasi mahasiswa. Sesi 4: Pertanyaan dari empat dosen senior dan mantan presiden mahasiswa yang memberikan wawasan kritis dan mendalam.

Sementara Ssi 5: Closing statement dari tiap paslon yang menjadi momen penegasan visi besar mereka. Debat ditutup dengan saling berjabat tangan dan foto bersama antara paslon dan para pendukung mereka. Suasana penuh semangat dan sportifitas menghiasi akhir acara.

Ketua Umum Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM), Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa debat berlangsung meriah dan kondusif meskipun sesekali terjadi keributan akibat teriakan dari pendukung masing-masing paslon. “Situasi berhasil diredakan oleh petugas keamanan debat,” ujarnya.

Pemilihan ini menjadi momen penting bagi mahasiswa STIS Ummul Ayman untuk memilih pemimpin baru yang akan membawa perubahan dan kemajuan di lingkungan kampus mereka. Harapannya, presiden dan wakil presiden mahasiswa terpilih dapat menjalankan amanah dengan baik dan memajukan organisasi mahasiswa demi kepentingan bersama. [] Reporter: ArzaBelli

KPU Mahasiswa STIS Ummul Ayman Gelar Debat Kandidat Calon Presma dan Wakil Presma

Loading

Pidie Jaya – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman menggelar Debat Kandidat Calon Presiden Mahasiswa (Presma) dan Wakil Presma Periode 2025. Acara yang berlangsung di Auditorium kampus, Minggu (8/12/2024) ini diikuti kandidat nomor urut 1, Fakhrullah-Muzayyin dan pasangan calon nomor urut 2, Raffi-Sarayulis. Hadir pada kegiatan ini pejabat struktural, dosen, mantan Presma serta segenap mahasiswa.

Ketua KPUM Muhammad Farhan mengatakan ini merupakan kegiatan debat perdana yang digelar. Dengan harapan semoga dapat mengembangkan jiwa kritis serta mengetahui arah kinerja dari setiap visi-misi para pasangan calon. Tema yang diusung yakni ‘Regenersi Estafet Kepemimpinan dalam Menyongsong STIS Ummul Ayman yang Berdaya Saing’ dengan menunjuk Akram Al Farasyi, SH sebagai moderator.

 

Debat berlangsung dalam lima sesi: Sesi 1: Pengenalan diri tiap paslon serta pemaparan visi dan misi. Sesi 2: Tanggapan paslon terhadap tiga pertanyaan dari mahasiswa yang mencakup berbagai isu kampus. Sesi 3: Saling bertanya antara paslon, menguji kesiapan mereka dalam memimpin organisasi mahasiswa. Sesi 4: Pertanyaan dari empat dosen senior dan mantan presiden mahasiswa yang memberikan wawasan kritis dan mendalam. Sementara Sesi 5: Closing statement dari tiap paslon yang menjadi momen penegasan visi besar mereka.

Sekretaris (Unit Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (UP3M) STIS Ummul Ayman, Dr. (cand) Muzakkir, MH yang bertindak selaku pembina kegiatan tersebut mengatakan pelaksanaan debat ini merupakan tahapan yang sangat menarik mengingat pemilihan secara langsung Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa di STIS Ummul Ayman ini untuk pertama kali dilaksanakan, sebelumnya dilaksanakan dengan mekanisme Musyawarah Besar (Mubes).

“Kedepan, lembaga mahasiswa yang bernaung di bawah STIS Ummul Ayman manajemen administrasi akan semakin baik dan akan memberi pengalamanan sekaligus berkontribusi dalam melahirkan alumni STIS yang mempunyai kapabilitas serta berdaya saing,” harapnya.

Muzakkir menambahkan Presiden Mahasiswa nantinya akan menjadi jembatan untuk kepentingan seluruh mahasiswa STIS Ummul Ayman baik dalam hubungan dengan kampus (internal) maupun hubungan dengan pihak luar kampus (eksternal). Selain itu, dengan adanya debat terbuka seperti ini juga untuk meningkatkan kapabilitas dan kredibilitas setiap pasangan calon. Sehingga para pemilih akan tahu siapa yang layak maupun tidak,” ujarnya. []