Deprecated: Creation of dynamic property OMAPI_Elementor_Widget::$base is deprecated in /home2/milikkit/public_html/wp-content/plugins/optinmonster/OMAPI/Elementor/Widget.php on line 41

Ketua STIS Ummul Ayman Isi Ceramah Israk Mikraj di Bireuen

Loading

Pidie Jaya – Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman Pidie Jaya, Al Mursyid, Dr Tgk H Zukhdi Lc MA (Baba Zukhdi) mengisi ceramah Israk Mikraj di Desa Lhok Awe Teungoh, Kota Juang, Bireuen, Sabtu (18/02/2023).

Acara turut dihadiri oleh Geusyiek desa Lhok Awe Teungoh, segenap perangkat desa serta ratusan masyarakat yang tumpah ruah khidmat mengikuti serangkaian acara tersebut.

Dalam tausiahnya, Baba menyampaikan kemuliaan serta fadhilah yang Allah khususkan di bulan Rajab serta pentingnya memelihara shalat lima waktu. Baba juga mengulas hikmah Allah memperjalankan Nabi Muhammad Saw dari Masjid Al Haram ke Masjid Al Aqsha hingga akhirnya ke Sidrat Al Muntaha.

“Israk Mikraj sebagai oleh-oleh dari Allah kepada Nabi Muhammad  di waktu beliau gundah karena ditimpa berbagai musibah; meninggal pamannya dan dimusuhi oleh kaumnya,” ujarnya.

Dalam pada itu, lanjutnya, Allah memberikan penghibur lara  berupa shalat untuk ketenangan jiwa dalam mengahadapi berbagai persoalan hidup dan diharapkan umatnya dapat memelihara dan menjaga shalat serta menjadikan shalat itu sebagai ibadah paling utama.

Di antara fungsi shalat itu adalah mengikat hati dan lebih dekat dengan Allah Swt. Selain itu, di akhirat nanti, yang paling awal dihisab adalah perbuatan shalat, sebagaimana tersebut dalam hadits. Nabi Muhammad pun selalu berpesan agar selalu menjaga shalat. [MAA]

Kasubdirektorat PAI Ditjen Pendis Kemenag RI Kunjungi STIS Ummul Ayman

Loading

Pidie JayaKasubdirektorat Pendidikan Agama Islam pada SMA/SMALB/SMK Direktorat Pendidikan Agama Islam Ditjen Pendis Kemenag RI Bapak Muhammad Adib Abdushomad , M.Ag., M.Ed., P.hD mengunjungi STIS Ummul Ayman, Meurah Dua Pidie Jaya, Sabtu (18/02/2023) yang bertempat di aula STIS, kompleks Dayah Mahasiswa Ummul Ayman III, Mns Bie, Meurah Dua, Pidie Jaya.

Dalam sambutannya, Pak Adib mengungkapkan kebahagiaannya bisa bersilaturahmi ke sekolah tinggi ini dan bisa bertemu dengan Pendiri STIS, Syaikhuna Waled Nuruzzahri, Ketua STIS, Dr. Tgk. Muhammad Zukhdi, Lc., MA serta segenap civitas STIS-UA Pidie Jaya.

Lebih mendalam, Ia juga memberikan pembinaan kepada civitas dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia dan juga masukan terkait kemajuan kampus STIS.

“SDM yang memadai serta peran anggota sangat menentukan kemajuan suatu lembaga,” ujarnya

Menurutnya, setiap lembaga untuk selalu berpacu dalam membuat inovasi sehingga mampu melaju ke tahapan berikutnya. Tak terkecuali STIS ini. Dengan semangat segenap civitas, perguruan tinggi ini akan mampu melaju dengan cepat.

Ia juga memberikan tahapan-tahapan dan trik-trik untuk memajukan suatu lembaga pendidikan. Pak Adib juga membagi pengalaman-pengalamannya selama bertugas di Dirjen Pengembangan Akademik Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendis.

Tak hanya itu, keberjalanan perguruan-perguruan tinggi seperti ini, lanjutnya, yakni untuk membumikan pemikiran ahlussunnah wal jamaah yang hubbul wathan dan mencintai moderasi dalam kehidupan sehari-hari.

“semoga dengan adanya kampus-kampus berbasis ilmu syariah begini, pemahaman ahlusunnah waljmaah bisa semakin menyebar ke dunia-dunia kampus,” tutupnya.

Untuk diketahui, Jumat, (16/02) Bapak Adib Abdushomad, M.Ag., M.Ed., P.hD dilantik sebagai Kepala Subdirektorat Pendidikan Agama Islam pada SMA/SMALB/SMK Direktorat Pendidikan Agama Islam Ditjen Pendis Kemenag RI yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Pengembangan Akademik Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendis. []

Prosesi Akad Nikah di Meurah Dua, Ini Pesan Kepala KUA

Loading

*Laporan: Maida Zuhra *Editor: MAA

Meurah Dua – Selasa, (14/02/23) tepatnya jam 09:00 pagi di KUA Meurah Dua dilangsungkan prosesi akad nikah. Calon suami yang berasal dari Mns. Kulam dan Calon istri berasal dari Mns. Teungoh kecamatan dimaksud itu datang ke kantor dengan riasan pengantin ditemani oleh sejumlah rombongan yang turut berhadir.

Di antara rombongan tersebut tentunya ada wali nikah, dua orang saksi, Bapak Keuchik kedua desa terkait serta sejumlah sanak famili dari kedua mempelai. Ruang balai nikah KUA Meurah Dua pun sesak.

Aura wajah mereka tampak bahagia. Prosesi akad nikah diketuai oleh Bapak Kepala KUA, Bapak T. Ghazali, S.Ag., M.H. Beliau memulainya dengan mukadimah, kemudian membacakan Surat An-Nisa’ ayat 3, dan memberikan nasihat singkat untuk para hadirin khusunya untuk calon pasutri baru. Para hadirin mendengarkan nasihat dengan khidmat, begitu juga dengan pasutri, sepertinya disertai dengan perasaan hati yang bercampur antara ‘iya’ dan ‘bukan’ menunggu proses akad dilangsungkan.

Nasehat dari kepala KUA: “Sebelum menikah, calon suami istri harus mempersiapkan diri dengan lika-liku yang akan terjadi dalam rumah tangga, karena menikah adalah satu ibadah yang tentunya setan pun selalu datang mengiringi untuk merusak ibadah kita. Jangan pernah bermain main dengan talak dan ta’lik talak karena akan berakibat fatal,” ujarnya.

“Untuk suami, jangan suka memandang wanita lain! Simpanlah foto istri sebanyak-banyaknya di galeri handphone. Begitu juga istri, simpanlah foto suami sebanyak mungkin di galeri handphone-nya,” lanjutnya.

“Dalam rumah tangga tidak boleh ada rasa dendam antara suami dan istri karena dengan rasa dendam dapat memungkinkan rumah tangga mudah retak. Hormatilah satu sama lain; pekerjaan istri dalam rumah tangga memang pekerjaan yang melelahkan dan tidak ada kata habisnya, dan suami yang pastinya juga lelah dalam mencari nafkah untuk istrinya, oleh karena itu suami-istri harus saling menghargai, saling menghormati dan saling menyayangi supaya dapat membangun rumah tangga yang sakinah mawaddah warahmah,” lanjutnya.

Sementara itu, nasehat terkhusus untuk sang mempelai wanita, “Belajarlah memasak dan masaklah masakan yang enak supaya suami setiap hari makan hasil masakan kamu. Beritahu suami agar jangan suka makan di luar! Neumeujroh-jroh (berbaik-baiklah) dalam rumah tangga, neumeuget-get dalam rumah tangga dan bek karu-karu (jangan ada percekcokan). Jadikanlah sebagaimana slogan Rasulullah: baitii jannatii (rumahku surgaku),” tutupnya.

Kemudian bapak kepala KUA membacakan mukadimah nikah dan mempersilahkan wali nikah untuk melangsungkan akad sembari berjabat tangan dengan calon suami. Setelah para saksi menjawab ‘sah’, Bapak kepala KUA pun menutup serangkaian acara tersebut dengan doa. Selamat untuk kedua mempelai. BaarakAllah lakuma.

***

*Penulis adalah mahasiswi semester VII Prodi HKI. Saat ini sedang mengikuti magang di KUA Meurah Dua, Pidie Jaya. Ustadzah asal Reubee pecinta literasi ini berdomisili seraya mengabdi di Dayah Ummul Ayman II, Meurah Dua Pidie Jaya.

Peserta Magang di Mahkamah Syar’iyah Bireuen Ikuti Kuliah Sore

Loading

BIREUEN – Sejumlah peserta magang STIS-UA di Mahkamah Syar’iyah Bireuen mengikuti kuliah sore dengan tema ‘Mahasiswa/santri Menjadi Agen Perubahan dalam Masyarakat’, di kantor dimaksud, Selasa (07/02/2023).

Salah seorang peserta, Taufiq, kepada STIS Post menyampaikan kegiatan itu menghadirkan Waka MS, H. M. Yusuf SH., MA. Ia meminta para peserta agar mampu mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari di dayah selama ini.

Para peserta magang khidmat mendengar pemaparan dari Waka MS

Terutama digunakan untuk mengubah kesalahan mindset pikiran masyarakat selama ini terhadap Mahkamah Syar’iyah.

“Ilmu dayah dan ilmu kuliah itu bisa disinkronkan untuk merubah mindset, terutama dalam menyikapi hukum yang ada di dalam Mahkamah Syar’iyah,” ujarnya.

Selain itu, para peserta juga diminta untuk lebih disiplin dalam menjalani segala kegiatan. Dalam kesempatan itu, setiap peserta dievaluasi kinerja hariannya selama beberapa hari berlangsungnya magang.

“Harapan agar peserta mampu menerap ilmu di MS dengan lebih disiplin dan sigap,” tutupnya. [MAA]

Peserta Magang di Disperindagkop Pijay Ikut Sukseskan Pasar Tanggap Inflasi Aceh

Loading

MEUREUDU – Sejumlah peserta magang dari Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman di Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Pidie Jaya ikut menyukseskan pasar murah tanggap inflasi Aceh.

Kegiatan bekerjasama antara Disperindag Aceh dengan Perum Bulog dan Disperindag Pidie Jaya ini digelar selama tiga hari berturut-turut, yakni 06, 07 dan 08 Februari di tiga desa di Kabupaten Pidie Jaya. Salah seorang peserta magang, Annisa Fitria, kepada STIS Post menyebutkan tujuan pemerintah menggelar pasar murah dimaksud untuk menekan laju inflasi, khususnya di Pidie Jaya.

“Pasar murah ini digelar di desa Uteun Bayu (Bandar Dua), desa Pulo U (Meureudu) dan desa Daboih Njong (Bandar Baru). Acara digelar untuk upaya menekan laju inflasi di daerah setempat,” ujar mahasiswi Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES) ini.

Ia menjelaskan operasi pasar tanggap inflasi Aceh ini menjual tiga kebutuhan pokok terdiri dari beras, minyak goreng dan telur ayam. Masing-masing harga kebutuhan yang dijual di pasar murah tersebut yakni beras premium Rp80 ribu per sak (isi 10 kilogram), minyak goreng per liter Rp15 ribu dan telur ayam Rp38 ribu per papan (isi 30 butir).

Mahasiswi asal Cot Gapu Bireuen ini menyebutkan warga sangat antusias membelanjakan kebutuhannya di kegiatan tersebut.

“Pasarnya dibuka pukul 9.30 tapi warganya sudah antrian sejak pukul 8.00. Dengan adanya kegiatan seperti ini, peserta dapat berkontribusi dalam kegiatan tersebut untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang lebih murah disaat harga pangan sedang melonjak,” tutupnya. [MAA]

Ketua STIS Ummul Ayman Isi Pengajian, Tawajuh dan Samadiyah Bulanan di Delima

Loading

Pidie Jaya – Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman, Pidie Jaya, Al Mursyid, Dr Tgk H Zukhdi Lc MA mengisi pengajian, tawajuh dan samadiyah di Dayah Madrasatul Tajdid Huda, Gp Dayah Baro, Delima, Pidie, Jumat (03/02/2023).

Acara turut diikuti oleh pimpinan Dayah Madrasatul Tajdid Huda, segenap dewan guru, para santriwan-santriwati serta ratusan wali murid dan masyarakat sekitar yang khidmat mengikuti serangkaian acara tersebut.

Melalui pesan singkatnya kepada STIS Post, Putra Alm Abi Karimuddin Alue Bili yang kerap dikenal dengan ‘Baba Zukhdi’ ini menyampaikan bahwa acara tersebut merupakan majelis  bulanan yang digelar oleh pimpinan dayah dimaksud.

Dalam pengajiannya, Baba mengulas tentang cara-cara menghidupkan malam-malam Ramadan dengan ibadah. Di antara caranya yaitu dengan memperbanyak membaca Alquran dan memperbanyak mengkhatamkannya.

“Ramadan adalah bulan Alquran. Oleh karena itu, seyogyanya kita memperbanyak membaca Alquran dan mengkhatamkannya,” ujarnya

Terlebih, lanjutnya, Ramadan adalah bulan diturunkannya Alquran. Sebagaimana firman Allah dalam Surah Alqadr. Dengan diturunkan kalamullah di bulan tersebut menjadikan Ramadan semakin berkah. Baba mengharap agar para jamaah benar-benar mampu meraih keberkahan tersebut.

Selain itu, Baba juga mengulas terkait golongan yang diperbolehkan oleh syariat untuk tidak berpuasa di bulan Ramadan. Hal tersebut tentunya disebabkan oleh halangan-halangan yang sesuai dengan yang telah diatur oleh syariat.

Begitu juga, Baba mengulas seputar membayar fidyah bagi orang-orang yang dibolehkan berbuka di hari-hari Ramadan. “Kesimpulannya adalah fidyah puasa ada dalil yang sahih tentang kebolehannya, sedangkan fidyah shalat tidak ada yang sahih, tetapi hanya diqiyaskan kepada puasa dan perbuatan Imam Subki dan beberapa ulama lainnya,” ujarnya. [MAA]

Selamat! Jurnal Al Mashaadir STIS-UA Terakreditasi Sinta 5

Loading

*Silakan akses Jurnal Al Mashaadir STIS Ummul Ayman di: https://jurnal.stisummulayman.ac.id/index.php/almashaadir/index

Pidie Jaya – Sehubungan dengan hasil Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode III Tahun 2022 dan telah diterbitkannya Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 225/E/KPT/2022, tanggal 07 Desember 2022, Al Mashaadir : Jurnal Ilmu Syariah yang dikelola oleh UP2M STIS Ummul Ayman telah terakreditasi SINTA 5, Sabtu (28/01/2023).

Tangkapan layar Surat Resmi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Ketua Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UP2M) STIS-UA, Tgk Abdul Hamid, Lc., M.Ag., P.hD (Cand) mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam mengembangkannya, baik berupa pikiran, ide maupun menulis jurnal ke Al Mashaadir.

Terutama kepada Editor in Chief, Tgk Januddin, MA, Managing Editor, Arinal Rahmati, MA yang telah menumpahkan kemampuannya serta segenap Editorial Team yang telah saling membahu dalam mengembangkan jurnal dimaksud.

Kandidat doktoral dari Omdurman Islamic University Sudan ini berharap kepada seluruh dosen agar semakin semangat dalam membuat jurnal dan meneliti. Keberhasilan Al Mashaadir saat ini hingga memperoleh akreditasi ke Sinta 5 tak lepas dari kontribusi para penulis semua.

Di antara list jurnal perguruan tinggi yang terakreditasi Sinta 5. Selamat, Al Mashaadir : Jurnal Ilmu Syariah STIS Ummul Ayman

Sementara itu, ia mengatakan bahwa butuh perjuangan ekstra untuk sampai di titik ini. Berawal dari mengurus International Standard Serial Number (ISSN), harus diterbitkan secara online, mencari reviewer hingga mengusulkan Digital Object Identifier (DOI), tembus ke Scholar Jurnal hingga akhirnya terakreditasi Sinta 5.

Menjawab pertanyaan apa target selanjutnya, “Semoga bisa melaju ke Sinta 4, 3 bahkan suatu saat nanti harus bisa mencapai ke Sinta 2. Semoga! Oleh karena itu butuh dukungan yang besar dari semua pihak,” ujar ayah satu anak ini.

Sementara itu, Sekretaris UP2M, Ibu Arinal Rahmati, MA sangat berterima kasih kepada semua pihak. Perjuangannya mengelola jurnal kini membuahkan hasil. Harapannya agar para dosen lebih semangat dalam menulis.

“Dukungan dan support yang tinggi dari rekan-rekan dosen semuanya. Semoga bisa semakin lebih baik,” harapnya.

Untuk diketahui, Jurnal Sinta mempunyai kepanjangan yakni Science and Technology Index. Sinta sendiri merupakan sebuah portal ilmiah atau laman daring yang telah dikelola oleh Kemendikbudristek dan juga menyediakan daftar jurnal nasional yang terakreditasi.

Sinta juga dapat diartikan sebagai pusat data atau database jurnal nasional yang telah terakreditasi. Sehingga dapat dijadikan sebagai tujuan utama untuk mencari sumber referensi dalam bentuk jurnal nasional dengan kulitas yang telah diakui oleh kemendikbud ristek.

Sinta tersebut ada 6 tingkatan yang dimulai dari Sinta 1 sampai dengan Sinta 6. Masing-masing tingkatan itu memiliki tingkatan nilai tersendiri, di mana Sinta 1 adalah tingkatan paling tinggi, di susul Sinta 2 dan seterusnya hingga Sinta 6. [MAA]

STIS-UA Lepas Peserta Magang ke 3 Kabupaten, Berikut Dokumentasi di Bireuen

Loading

BireuenSekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) UA Pidie Jaya melepaskan mahasiswa-mahasiswi peserta magang ke 3 kabupaten di Aceh. Selain Pidie Jaya, Pidie, peserta juga diserahkan ke beberapa lembaga di Kabupaten Bireuen.

Peserta magang di KUA Juli, didampingi Supervisor, Bapak Bunyamin, MH

Rabu, (01/02/2023) sejumlah mahasiswa didampingi supervisor diserahkan dan diterima langsung oleh pihak lembaga yang dituju.

Peserta magang di KUA Simpang Mamplam, didampingi Supervisor, Tgk Nurdin, MH

Ketua Panitia Pelaksanaan Magang, Tgk Nurdin, MH, kepada STIS Post mengatakan semua peserta telah diserahkan ke setiap lembaga. Ia berharap agar para peserta benar-benar serius dan menjunjung tinggi nilai-nilai kedayahan selama berada di lapangan.

Peserta magang di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen, didampingi Supervisor, Tgk Syaukani, MA

“Magang berarti mengaplikasi ilmu yang telah ada. Artinya teman-teman hanya berpindah dayah saja. Oleh karena kami atas nama panitia sangat mengharapkan agar nilai-nilai kedayahan dari segi tingkah laku dan tutur kata benar-benar diterapkan di sana,” ujar teungku yang juga sebagai Sekretaris Prodi HKI ini.

Sementara itu, Supervisor sekaligus Ketua UP2M STIS, Tgk Deni Mulyadi, MA mengharapkan agar para peserta benar-benar memanfaatkan setiap kesempatan di MS dimaksud.

Peserta magang di Pegadaian, Bireuen, didampingi Supervisor, Bapak Bunyamin, MH

“Harapan saya agar benar-benar memanfaatkan momen magang sebulan penuh itu. Sebulan memang tidak maksimal, tapi tergantung kepada setiap peserta.

Peserta magang di MS Bireuen. Supervisor: Tgk Deni Mulyadi, MA

Ia juga menuntut agar peserta lebih aktif dan memperbanyak rasa keingintahuan setiap perkara kegiatan di tempat magang.

Peserta magang di KUA Samalanga. Supervisor: Tgk Nurdin, MH

“Di kantor memang tidak ada tugas khusus kepada mahasiswa, tapi mereka sendiri yang harus benar-benar cekatan dalam menggali ilmu yang ada di sana. Seperti bagaimana caranya menghadapi setiap kasus, cara mendaftar jika ada perkara. Jangan menunggu hanya disuruh. Tapi langsung bertanya!” ujarnya.

Peserta magang di Kemenag Bireuen. Supervisor, Tgk Assyairazi Abdul Wahid, Lc., M.Ag
Peserta magang di KUA Kota Juang, didampingi Supervisor, Tgk Asnawi, MA

Dengan memperbanyak pertanyaan kepada pembimbing lapangan maka ilmu pun akan semakin banyak dan pengalaman pun akan semakin berkembang. []

Reporter: MAA. Sumber foto: Supervisor dan peserta magang

Terima Peserta Magang dari STIS-UA, Ini Pesan Ketua Mahkamah Syar’iyah Bireuen

Loading

BireuenSekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman Pidie Jaya melepaskan mahasiswa-mahasiswi untuk magang ke 3 kabupaten di Aceh. Salah satunya di Kabupaten Bireuen. Rabu, (01/02/2023) sejumlah mahasiswa didampingi supervisor diserahkan ke Mahkamah Syar’iyah (MS) Bireuen. Para rombongan diterima langsung oleh Ketua MS Bireuen, Bapak M. Syauqi, SHI SH MH, wakil serta beberapa staff di kantornya.

Dalam sambutan serah-terima, Bapak Syauqi mengharapkan kepada para peserta agar benar-benar serius dan siap dengan lingkungan di MS Bireuen. Menurutnya, magang yang tujuannya untuk mengaplikasikan ilmu tentunya harus disertai dengan semangat yang tinggi serta disiplin dalam menjalani segala aktivitas di kantor.

“Tempat ini yakni tempat serius. Kalian tidak boleh bermain-main. Tempat ini berkelas dan tentunya peserta ini pun harus benar-benar serius dan siap dalam menjalani segala aktivitas,” ujarnya, seperti yang disampaikan oleh Supervisor, Tgk Deni Mulyadi, MA kepada STIS Post.

Para peserta mendengar pesan-pesan dari Ketua MS Bireuen, Bapak M. Syauqi, S.HI SH MH.

Mantan Ketua MS Aceh Timur dan Takengon ini juga menjanjikan peserta yang disiplin dan fokus menjalani masa magang akan memberikan hadiah sebagai bentuk penghargaan kepada peserta.

“Bahkan, kami akan selalu memonitor kembali dalam hal kedisiplinan dan keaktifan peserta-peserta ini. Tak hanya itu, nantinya akan ada penghargaan kepada peserta yang sangat aktif dan disiplin juga,” ujarnya menyemangati.

Sementara itu, Supervisor sekaligus Ketua UP3M STIS, Dr (cand) Tgk Deni Mulyadi, MA mengharapkan agar para peserta benar-benar memanfaatkan setiap kesempatan di MS dimaksud.

“Harapan saya agar benar-benar memanfaatkan momen magang sebulan penuh itu. Sebulan memang tidak maksimal, tapi tergantung keaktifan setiap peserta juga,” ujarnya.

Ia juga menuntut agar peserta lebih aktif dan memperbanyak rasa keingintahuan setiap perkara kegiatan di tempat magang.

“Di kantor memang tidak ada tugas khusus kepada mahasiswa, tapi mereka sendiri yang harus benar-benar cekatan dalam menggali ilmu yang ada di sana. Seperti bagaimana caranya menghadapi setiap kasus, cara mendaftar jika ada perkara. Jangan menunggu hanya disuruh. Tapi langsung bertanya!” ujarnya.

Dengan memperbanyak pertanyaan kepada pembimbing lapangan maka ilmu pun akan semakin banyak dan pengalaman pun akan semakin berkembang. []

Reporter: MAA

Dokumentasi Penyerahan Peserta Magang di Kabupaten Pidie, Ini Harapan Wakil Ketua I

Loading

Pidie – STIS Ummul Ayman yang melepaskan peserta magang ke tiga kabupaten di Aceh. Penyerahan peserta magang ke setiap instansi yang dituju didampingi langsung oleh supervisor kampus dan diterima oleh pihak kantor yang dituju, Rabu (01/02/2023).

Peserta magang di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pidie, Supervisor, Tgk Ahmad Maulidin, M.H

Selama satu bulan masa magang, para peserta akan dibimbing dan didampingi oleh supervisor lapangan yang telah ditunjukkan oleh masing-masing instansi.

Wakil Ketua I STIS-UA, Dr (cand) Tgk Januddin, MA kepada STIS Post mengatakan sangat mengapresiasi setiap lembaga yang telah menerima mahasiswa untuk melakukan magang. Menurutnya, magang merupakan bentuk mahasiswa mengaplikasikan ilmu yang telah mereka pelajari selama di kuliah.

Peserta magang di Kementerian Agama (Kemenag) Pidie, didampingi Supervisor, Tgk Dr (cand) Abdul Hamid M. Djamil, Tgk Mulyadi Bin Jailani dan Tgk Ahmad Maulidin M.H

“Saya juga mengharapkan agar para peserta benar-benar serius dalam belajar di lapangan tersebut. Agar apa yang telah dipelajari, bisa diaplikasikan dan disinkronisasikan dengan lapangan,” ujarnya.

Reporter: MAA. Sumber foto: Supervisor dan para peserta