Deprecated: Creation of dynamic property OMAPI_Elementor_Widget::$base is deprecated in /home2/milikkit/public_html/wp-content/plugins/optinmonster/OMAPI/Elementor/Widget.php on line 41

Cegah Virus Corona Masuk Aceh, Waled NU Ajak Masyarakat Perbanyak Doa Tolak Bala

Loading

Pidie Jaya – Virus korona yang semakin mengkhawatirkan masyarakat termasuk masyarakat Aceh. Untuk mencegah masuknya virus berbahaya ke Aceh, selain antisipasi oleh jajaran pemerintah dinas terkait, masyarakat dan khususnya ummat Islam yang melakukan doa tolak bala. Ajakan disampaikan Tgk H Nuruzzahri atau lebih dikenal Waled NU disampaikan kepada Serambinews.com, Kamis (30/01/2020).

Disebutkan, pemerintah sedang melakukan berbagai antisipasi terhadap korban virus corona, ummat Islam juga dapat melakukan berbagai cara mencegah masuknya virus tersebut. Cara yang dapat dilakukan oleh siapa saja bagi ummat Islam adalah dengan memperbanyak doa. Mengajak orang lain berdoa terutama doa tolak bala sehingga virus yang menyebabkan kesehatan dan mengakibatkan kematian terkena virus tersebut jauh dari bumi Aceh.

“Mari sama-sama kita perbanyak doa virus agar berbahaya yang mengakibatkan kematian jauh dari kita dan tidak masuk ke Aceh,” ajaknya.

Diharapkan, balai pengajian, pesantren maupun dayah, kelompok masyarakat mana saja dapat melakukan doa tolak bala mencegah masuknya virus tersebut.

“Pemerintah melalui berbagai kebijakan, pengawasan dan pengawasan kesehatan orang yang masuk melalui bandara merupakan langkah yang dilakukan dinas terkait, kita selaku ummat Islam wajib mencegah dengan berbagai upaya dan doa,” urainya.

Memberitahukan masyarakat langkah apa yang dapat dilakukan masyarakat agar tidak terkena virus tersebut. Sementara itu, Pemkab Bireuen sejak beberapa waktu lalu dan sampai sekarang tetap mewaspadai penularan virus corona dan meminta para tenaga medis tetap aktif memantau perkembangan.

“Pemkab Bireuen dan Dinkes serta lembaga lainnya bersama jajarannya terus menumbuhkan perkembangan dan telah meminta jajaran medis untuk melakukan langkah antisipasi,” ujar Wakil Bupati Bireuen DR H Muzakkar A Gani SH MSi kepada Serambinews.com secara terpisah Kamis (30/1/2020).

**Artikel ini telah tayang di  serambinews.com  dengan judul Cegah Virus Corona Masuk Aceh, Waled NU Ajak Masyarakat Perbanyak Doa Tolak Bala,  https://aceh.tribunnews.com/2020/01/31/cegah-virus-corona-masuk -aceh-waled-nu-ajak-masyarakat-perbanyak-doa-tolak-bala? fbclid = IwAR0u3rmRoG1Jla2X0ylWybUWfFeuouj4L-0KkplZY3bUL1jb5D_mc_RHhc8 .
Penulis: Yusmandin Idris / Editor: Hadi Al Sumaterani

Tgk Mahdir, Wakil Ketua II STIS UA Diwisuda Doktoral di UIN Malang

Loading

Malang – Dr Tgk Mahdir Muhammad bin M Adam, MA, demikian nama lengkapnya kini. Beliau merupakan salah satu guru senior Dayah Ummul Ayman Samalanga yang mencatat rekor sebagai orang pertama meraih gelar pendidikan strata 3 (doktor) dalam lingkungan Yayasan Ummul Ayman milik Tgk H Nuruzzahri Yahya atau Waled Nu Samalanga.

Sebagaimana diketahui, Yayasan Ummul Ayman lewat panti asuhannya yang didirikan Waled pada 1990 silam hadir dalam rangka memberikan pelayanan pendidikan gratis kepada anak yatim. Baik pendidikan formal maupun non formal (dayah). Tgk Mahdir merupakan santri yatim dekade pertama.

“Siapa sangka, di saat banyak anak yatim yang terancam pendidikannya, tapi takdir Allah, ada seorang anak yatim (Tgk Mahdir Muhammad) yang kini justru sudah jadi doktor, sudah kehabisan sekolahnya,” demikian celoteh Waled pada sebuah pengajian rutin dewan guru.

Dr Tgk Mahdir di tengah, bersama rekan-rekan wisudanya

Sabtu kemarin (25/1) putra asal Tiro, Pidie kelahiran 1984 ini diwisuda bersama 153 peserta Pascasarjana lainnya yang digelar di gedung H Muhammad Soeharto. Sehari sebelumnya juga mengikuti yudisium yang berlangsung di Aula Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang (Jum’at, 24/1).

Didampingi isterinya Ummiya Isyatir Radhiah, ayah dari dua anak ini rencananya akan kembali bertolak ke Aceh pada Rabu mendatang. Sebelumnya, sosok yang akrab disapa Tgk Mahdir Tiro ini resmi meraih gelar akademik tertinggi itu setelah mempertahankan disertasinya pada Sidang Promosi Doktor Pendidikan Bahasa Arab (PBA) pertengahan Juli 2019 lalu. Judul disertasi “Pengembangan Bahan Ajar Nahwu Berdasarkan Perbedaan Antara Ulama Bashrah dan Kufah (Pengaplikasian di Pondok Pesantren Ummul Ayman dan MUDI Mesra untuk Tingkat Ulya, Aceh, Indonesia)”.

Sebagai bentuk khidmahnya, spesialis Bahasa Arab itu kini terus aktif berbagi ilmu di IAI Al-Aziziyah Samalanga, STIS Ummul Ayman Pijay, serta mengajar Bahasa Arab secara intensif untuk guru bahasa dan santri tingkat ulya Dayah Ummul Ayman Samalanga dan Dayah Mahasiswa Ummul Ayman III Pijay. Dengan latar belakangnya sebagai ureung meudagang, tentunya Tgk Mahdir Muhammad juga mengajar beragam kitab kuning (beut seumeubeut) layaknya teungku dayah di Aceh pada umumnya.

Dr Tgk Mahdir bersama permaisurinya, Ummi Aisyaturradhiah

Selebihnya, beliau juga aktif mengisi pengajian di kampung mertuanya di Masjid Kuta Blang, Samalanga, demikian pula dengan kampung halamannya di Tiro. Merupakan sebuah pengabdian yang luar biasa tentunya. Kepada generasi millenial khususnya kalangan dayah, beliau berpesan untuk selalu patuh/takzim pada guru serta istiqamah dalam menuntut ilmu, tidak ada kebahagiaan dan cita-cita yang bakal diraih tanpa keduanya. [MY]

*Berita ini telah dimuat di //ummulayman.or.id dengan judul https://ummulayman.or.id/tgk-mahdir-tiro-doktor-perdana-asuhan-waled-nu-samalanga-diwisuda-di-uin-malang/

STIS Ummul Ayman Terima Barang Hibah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh

Loading

Pidie Jaya – Pihak Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman, Meurah Dua terima barang hibah dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh. Barang tersebut berupa pengadaan mobileuer untuk perpustakaan STIS. Serah-terima berlangsung di kampus STIS, Meunasah Bie, Meurah Dua, Sabtu (04/01).

Barang hibah tersebut diserahkan langsung oleh Bapak T. M. Ridhwan, SH selaku Kabid. Deposit, Pengolahan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan Aceh, dan diterima langsung oleh pihak kampus STIS, Tgk. Zahrullah, MA, selaku Sekretaris Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI).

Sementara itu, menurut pantauan media, barang-barang tersebut berupa rak pustaka 1 kolom 2 sisi, lemari 2 pintu besi, lemari 4 pintu besi dan kaca, meja petugas, kursi petugas, meja baca perpustakaan, kursi lipat ABS dan rak surat kabar. []

Reporter: MAA