DSC07079

Warek I IAI Ummul Ayman Tekankan Peningkatan Kemampuan dan Kinerja Struktural

Loading

Pidie Jaya — Wakil Rektor I Institut Agama Islam (IAI) Ummul Ayman, Dr. Januddin, M.A., menyampaikan kisah dan semangat perjuangan dalam membangun serta mengembangkan kampus Ummul Ayman dari proses pendiriannya sejak tahun 2012 hingga bertransformasi menjadi sebuah institut saat ini.

Dalam sambutannya, Dr. Januddin mengungkapkan bahwa perjalanan membangun perguruan tinggi Ummul Ayman tidaklah mudah. Pada awalnya, ia mengakui bahwa dirinya belum begitu memahami secara mendalam berbagai hal yang berkaitan dengan pengelolaan dan pengembangan perguruan tinggi.

Namun, berbekal arahan dan kepercayaan dari Pimpinan Yayasan Pendidikan Islam Ummul Ayman, Waled Tgk. H. Nuruzzahri Yahya, serta didukung oleh semangat belajar, kegigihan, dan kerja keras, berbagai tantangan tersebut terus dihadapi secara bertahap.

“Memang pada awalnya saya tidak begitu paham. Namun, karena ada arahan dari Waled dan semangat untuk bekerja, kita terus belajar dan berusaha. Alhamdulillah, dengan kegigihan dan kerja keras, Ummul Ayman hari ini telah berkembang menjadi Institut Agama Islam,” ungkapnya.

Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang dan kerja bersama seluruh unsur yang terlibat dalam pengembangan lembaga. Ia menegaskan bahwa kemajuan sebuah institusi tidak dapat dicapai secara instan, melainkan membutuhkan kesungguhan, konsistensi, serta komitmen untuk terus belajar dan berbenah.

Dr. Januddin juga menyampaikan bahwa arahan dan visi Waled Nuruzzahri menjadi salah satu pijakan penting dalam perjalanan pengembangan lembaga pendidikan Ummul Ayman. Dengan semangat tersebut, ia bersama seluruh civitas akademika terus berupaya membangun IAI Ummul Ayman agar menjadi lembaga pendidikan tinggi Islam yang semakin maju dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.

“Yang paling penting adalah semangat untuk bekerja dan terus belajar. Kalau kita memiliki kemauan dan kegigihan, insyaallah banyak hal yang sebelumnya tidak kita pahami dapat kita pelajari dan wujudkan,” tuturnya.

Perjalanan Ummul Ayman dari sebuah lembaga pendidikan hingga berkembang menjadi Institut Agama Islam menjadi bukti bahwa visi besar dapat diwujudkan melalui kerja keras, kebersamaan, dan keteguhan dalam menjalankan amanah.

Oleh karena itu, Ia menekankan pentingkan mengembangkan kemampuan diri setiap pejabat struktural untuk peningkatan kemampuan mahasiswa. Terutama di bidang kepatuhan kinerja serta kelengkapan administrasi.

“Ke depan, IAI akan semakin maju dan hebat, apa yang kita jargonkan ‘Kampus Moderat dan Beradab’ akan sampai ke tingkat puncaknya,” tutupnya.

(Kabag DokPub)