![]()
PIDIE JAYA,. Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas wawasan akademik dengan dunia internasional bagi para mahasiswanya. Kali ini kampus yang terletak di Meurah Dua menggelar Kuliah Umum spesial dengan menghadirkan tokoh ulama dari akademisi internasional, Dr. Teuku Chalidin Yacob, MA, JP, yang merupakan Ketua Dewan Dunia Melayu dan Islam (DMDI) Australia.
Acara ini berlangsung pada hari senin 11 Mei 2026 yang ditempatkan di aula utama kampus dengan dihadiri oleh ratusan mahasiswa, dosen, serta jajaran pimpinan STIS Ummul Ayman. Kuliah umum ini mengangkat tema sentral mengenai Challenges of Malay Muslims In Australia: Unity, Economy & Technology khususnya di wilayah minoritas seperti Australia.
Dalam pemaparannya, Dr. Teuku Chalidin Yacob, MA, JP selain pendiri Ashabul Kahfi Islamic Centre, beliau juga sebagai, Anggota Dewan Imam Nasional Australia (AUS), Penasihat Syariah Daging Halal untuk Federasi Dewan Islam Australia (AUS) dan Wali Amanat Komunitas Ekonomi Syariah (Australia, dalam hal ini beliau membagaikan pengalamannya di Kampus Ummul Ayman Pidie Jaya mengenai dinamika dakwah. Beliau menekankan tiga pilar utama yang menjadi kunci keberhasilan umat Islam Melayu di luar negeri, yaitu kebersatuan, kemandirian ekonomi, dan penguasaan teknologi. Serta menekan pola asuh anak dari awal dengan menanakan nilai-nilai keislaman untuk mencapai keberhasilan. Dalam pembahasan beliau juga memaparkan mengenai “Tantangan umat Islam di era global” yang perbedaannya terletak pada tatacara menanam prilaku yang baik pada anak sejak awal (akhlaqul karimah) serta memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana dakwah yang inklusif,” ujar Dr. Teuku Chalidin Yacob, MA, JP di hadapan para mahasiswa. Selain membahas aspek sosial-keagamaan, beliau juga memaparkan bagaimana komunitas Muslim di Australia membangun jaringan ekonomi syariah, Hal ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa STIS Ummul Ayman dalam melanjutkan Pendidikan dimasa mendatang. Pendiri STIS Ummul Ayman (Waled ) dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kesediaan Dr. Teuku Chalidin Yacob, MA, JP untuk menyampaikan pembelajaran dan inilah kesempatan emas bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari praktisi yang terjun langsung dalam memaparkan pembelajaran san berharap kegiatan ini dapat membrikan memotivasi mahasiswa untuk berpikir global namun tetap berakar pada nilai-nilai keislaman yang kuat. Kuliah umum ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif (baik dalam Bahasa English maupun Indonesia), di mana para mahasiswa antusias menggali informasi mengenai peluang studi dan peran sarjana syariah di negeri luar. Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol silaturahmi antara STIS Ummul Ayman dan Ashabul Kahfi Islamic Centre.