![]()
Etika dan Integritas sebagai Pondasi Profesionalisme Mahasiswa Syariat dan Hukum

Kegiatan pembekalan magang mahasiswa dengan tema “Etika dan Integritas sebagai Pondasi Profesionalisme Mahasiswa Syariat dan Hukum” di Auditorium IAI Ummul Ayman Pidie Jaya, Sabtu (10/10/2026). (Foto: Dok. Panitia)
LANDASAN BERITA — Institut Agama Islam (IAI) Ummul Ayman Pidie Jaya menggelar kegiatan Pembekalan Magang Mahasiswa pada Sabtu (10/10/2026), bertempat di Auditorium IAI Ummul Ayman Pidie Jaya. Kegiatan ini mengangkat tema “Etika dan Integritas sebagai Pondasi Profesionalisme Mahasiswa Syariat dan Hukum”.
Pembekalan tersebut menjadi bagian dari upaya kampus mempersiapkan mahasiswa agar mampu menjalani kegiatan magang secara profesional, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi etika dalam lingkungan kerja. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki bekal pengetahuan akademik, tetapi juga sikap, kedisiplinan, dan kemampuan berkomunikasi yang baik ketika berhadapan dengan masyarakat maupun lembaga tempat magang.
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Kemahasiswaan, dan Alumni, Dr. Syeh Khaliluddin, MA, memberikan arahan mengenai pentingnya tata cara komunikasi yang baik serta integritas sebagai landasan profesionalisme.
“Mahasiswa perlu menjaga kesantunan dalam berbicara, mampu menempatkan diri sesuai situasi, menghargai pihak lain, dan menyampaikan informasi secara jelas serta bertanggung jawab.”
— Dr. Syeh Khaliluddin, MA
Menurut materi pembekalan tersebut, komunikasi yang efektif bukan hanya berkaitan dengan kemampuan menyampaikan pesan, tetapi juga mencakup kesediaan mendengarkan, menghormati perbedaan, menjaga sikap, dan membangun hubungan kerja yang positif. Sementara integritas tercermin melalui kejujuran, konsistensi antara perkataan dan tindakan, kedisiplinan, serta kesungguhan dalam melaksanakan tugas.
Dr. Syeh Khaliluddin juga mengarahkan mahasiswa agar menjadikan masa magang sebagai kesempatan untuk belajar langsung dari praktik di lapangan. Mahasiswa diharapkan menjaga nama baik almamater, mematuhi ketentuan lembaga tempat magang, bekerja sama dengan pembimbing dan rekan kerja, serta bersikap terbuka terhadap arahan dan evaluasi.
Sedangkan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu, Dr. Muzakir, MH, memberikan arahan yang menitikberatkan pada aspek hukum dan kepatuhan terhadap aturan.
“Pelaksanaan tugas di lingkungan profesional harus berpedoman pada ketentuan yang berlaku, mengutamakan ketelitian, serta memperhatikan tanggung jawab dan konsekuensi hukum dari setiap tindakan yang kalian ambil.”
— Dr. Muzakir, MH
Pembekalan dari perspektif hukum tersebut diharapkan memperkuat pemahaman mahasiswa tentang pentingnya bekerja sesuai prosedur, menjaga kerahasiaan informasi yang patut dilindungi, menghormati hak orang lain, dan menghindari tindakan yang bertentangan dengan etika maupun peraturan. Dengan demikian, mahasiswa dapat menghubungkan teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan kebutuhan dan persoalan nyata di tempat magang.
Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja dan pengabdian kepada masyarakat. Selain kompetensi akademik, mahasiswa perlu membangun karakter yang amanah, disiplin, komunikatif, dan mampu bekerja sama. Sikap tersebut dinilai penting agar kehadiran mahasiswa magang dapat memberikan manfaat bagi lembaga mitra sekaligus menjadi pengalaman pembelajaran yang bermakna.
Sikap tersebut dinilai penting agar kehadiran mahasiswa magang dapat memberikan manfaat bagi lembaga mitra sekaligus menjadi pengalaman pembelajaran yang bermakna.
Melalui pembekalan ini, IAI Ummul Ayman Pidie Jaya berharap mahasiswa Syariat dan Hukum dapat menjalani magang dengan kesiapan yang lebih baik, menerapkan etika dan integritas dalam setiap aktivitas, serta menunjukkan profesionalisme yang mencerminkan nilai-nilai akademik dan tanggung jawab sebagai calon lulusan perguruan tinggi.