![]()
Pidie Jaya — Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman Pidie Jaya secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh dalam sebuah pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif di kantor dinas tersebut, Kamis (03/07/2025).
Kedatangan Wakil Ketua III STIS Ummul Ayman, Dr (Cand) Syeh Khaliluddin, MA yang didampingi Ketua UP3M, Dr. Deni Mulyadi, MA disambut hangat langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Dr. Edi Yandra, S. STP, MSP dan Ibu Raudhah, SE (Pustakawan Ahli Muda/ ND. Sub. Koordinator Pembinaan Kelembagaan Perpustakaan dan Kearsipan).
Penandatanganan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan lembaga pelayanan literasi publik di Aceh.
MoU ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama dalam bidang pengembangan literasi, pendidikan, dan peningkatan kapasitas mahasiswa melalui berbagai program bersama. Beberapa poin penting yang disepakati dalam pertemuan tersebut antara lain:
Pertama, penempatan Magang Mahasiswa.
Mahasiswa STIS Ummul Ayman akan mendapat kesempatan untuk melaksanakan program magang di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, sebagai bagian dari implementasi kurikulum dan penguatan keterampilan di dunia kerja nyata.
Kedua, Seminar Motivasi dan Peningkatan Minat. Kedua lembaga ini sepakat untuk menyelenggarakan seminar bersama yang bertujuan membangun semangat membaca di kalangan mahasiswa serta menumbuhkan budaya literasi yang lebih kuat di lingkungan kampus.
Ketiga, Hibah Buku. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh juga berkomitmen untuk memberikan hibah buku kepada perpustakaan STIS Ummul Ayman sebagai bagian dari dukungan penguatan sumber daya pustaka kampus.
Syeh Khaliluddin, melalui pesan ke media ini menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama. Syeh menyambut baik kolaborasi ini sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi mahasiswa STIS. Kerja sama ini juga membuka ruang luas untuk pengalaman praktis dan pengayaan wawasan mahasiswa di bidang kepustakawanan dan kearsipan.
“Ini menjadi momentum terbaik dalam meningkatkan semangat literasi mahasiswa,” ujar Syeh.
Dengan penandatanganan MoU ini, kedua lembaga berharap dapat terus memperluas kerja sama di berbagai bidang yang bermanfaat, tidak hanya bagi mahasiswa dan civitas akademika, tetapi juga bagi masyarakat secara umum. [Aidil]